7 Hari Meninggalnya Maftuh, Unas Gelar Tahlilan

7 Hari Meninggalnya Maftuh, Unas Gelar Tahlilan

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2008 20:41 WIB
Jakarta - 7 Hari sudah mahasiswa Universitas Nasional (Unas), Maftuh Fauzi, meninggal dunia. Segenap civitas akademika Unas menggelar tahlilan untuk mendoakan arwah almarhum.

Pantauan detikcom, tahlilan itu digelar di Masjid Sultan Takdir Alisjahbana, Kompleks Unas, Jl Sawo Manila, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (26/6/2008).

Tahlilan yang dimulai pukul 20.00 WIB itu dipimpin oleh Rektor Unas, Umar Basalim. Seratusan mahasiswa, dosen, dan orang tua korban penyerbuan Unas pada 24 Mei 2008 lalu tampak mengikuti tahlilan.

Di pintu masuk masjid, terpajang foto Maftuh berukuran 0,5 X 1,5 meter. Sedangkan sebuah spanduk yang berisi acara juga tampak dibentangkan di halaman masjid.

"Dalam Al quran telah diatur orang yang telah meninggal dunia jangan lagi membicarakan hal-hal yang buruknya. Tapi marilah kita membicarakan hal yang baik-baiknya saja. Semoga arwah beliau diterima di sisi-Nya," ujar Umar dalam sambutannya.

Sementara itu, di Gerbang Unas, tampak sebuah panggung kecil. Rencananya, usai tahlilan, mahasiswa Unas akan menggelar konser musik untuk mengenang Maftuh.

Maftuh yang menjadi korban penyerbuan Unas oleh polisi meninggal pada 20 Juni lalu di RSPP. Hingga kini penyebab kematian mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2003 itu masih kontroversial. Tim dokter menyatakan Maftuh meninggal akibat HIV/AIDS. Sedangkan mahasiswa menegaskan Maftuh tewas akibat kekerasan polisi. Komnas HAM dan IDI kini tengah mengotopsi ulang jenazah Maftuh untuk memastikan penyebab kematiannya. (irw/fay)


Berita Terkait