"Agama mudah membuat perdamaian, mudah membuat kekerasan, tergantung pemimpinnya," kata Wapres Jusuf Kalla dalam penutupan 2nd World Peace Forum di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (26/6/2008).
Wapres mencontohkan konflik horizontal di Ambon. Dia saat itu selaku Menko Kesra ditugasi mendamaikan 2 kubu yang bertikai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kalla, selain dipicu pemimpin yang memprovokasi, faktor lainnya adalah ketidaksetaraan. Sebelum konflik ada pemilihan kepala daerah yang dikuasai figur-figur agama tertentu.
"Gubernur, Wakil Gubernur, Ketua DPRD, semua muslim. Ini ketidaksetaraan," jelasnya.
Oleh karena itu, ketika datang ke daerah konflik, Kalla mengingatkan para pemimpin agama disana. Membunuh itu tidak dibolehkan dalam agama apapun. "Kalau ada yang membunuh, pimpinannya masuk neraka. Setelah itu semua damai," pungkasnya disambut tepuk tangan peserta 36 negara. (fay/irw)











































