"Sebut saja namanya, kaya banget bisa biayai demo," cetus Yuddy dalam acara diskusi dan peluncuran buku Mengelola Partai Politik di Wisma Antara, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2008). (klik juga foto foto demo rusuh)
Yuddy meminta pemerintah berhenti mengajak rakyat untuk menebak teka-teki pelaku rusuh di DPR dan kampus Atma Jaya tersebut. Gaya seperti itu tidak cocok di era reformasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 24 Juni 2008, demo mahasiswa di DPR berujung rusuh. Mahasiswa sempat memblokir jalan tol dalam kota dan merobohkan gerbang gedung DPR. Selain itu di depan kampus Atma Jaya, mahasiswa membakar mobil Toyota Kijang Avanza berpelat merah.
(nik/nrl)











































