Laporan nuklir Korut yang telah lama tertunda itu rencananya akan disampaikan melalui kedutaannya di Beijing, China pada Kamis, 26 Juni ini.
Demikian seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (26/6/2008). "Kita harus menunggu dan lihat nanti. Bisa secepatnya jika itu telah terjadi," kata juru bicara Gedung Putih Dana Perino.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"26 Juni adalah tenggat waktunya," ujar Perino. "Kita masih harus menunggu. Kita berharap mereka akan memenuhi kewajiban mereka," imbuhnya.
Jika Korut dicabut dari daftar tersebut maka berarti tinggal Iran, Suriah, Sudan dan Kuba yang masuk dalam daftar itu.
Negara-negara yang masuk dalam daftar itu dikenai larangan penjualan senjata dari AS. Juga larangan bantuan ekonomi termasuk melalui badan-badan internasional seperti Bank Dunia. (ita/nrl)











































