Jika Dicopot, Adhyaksa Pasrah

Parpol Dukung Angket BBM

Jika Dicopot, Adhyaksa Pasrah

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2008 13:58 WIB
Jakarta - Gara-gara partai pendukung pemerintah setuju angket BBM, muncul wacana para menteri dari parpol itu dicopot saja. Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga (Menneg Pora) Adhyaksa Dault pasrah.

"Ketika kita menjadi menteri, maka otomatis kita tidak menjalankan tugas-tugas partai secara saklek. Jadi partai menyerahkan kita sepenuhnya ke Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla," ujar menteri dari PKS ini.

Hal itu disampaikan dia usai launching nasional Calon Angggota Dewan PKS 2009-1014 di Hotel Millennium, Jl Fachrudin, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut mantan ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu, dirinya fokus pada tugas yang diembannya dari SBY yakni sebagai Menneg Pora.

"Kita membantu presiden dan wapres. Jadi saya tidak bisa masuk pada wilayah itu. Saya hanya menjalankan amanah dari presiden sebagai menteri," kata pria berkumis ini.

Dalam sidang paripurna DPR Selasa 24 Juni 2008, 233 anggota Dewan menyetujui hak angket kenaikan harga BBM. Keputusan ini mengejutkan karena sebelumnya hanya FPDIP dan FKB yang mendukung hak angket. Sedangkan anggota FPKS, FPKS, FPDS dan FPAN dalam voting mengubah keputusannya dari semula mendukung interpelasi menjadi mendukung hak angket.
(nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads