"Mereka membagi fundamentalisme karena mengatakan Anda harus ikut saya. Kalau tidak ikut saya, maka Anda bukan bagian dari saya," ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif dalam diskusi 'Bisakah Agama Mencegah Kekerasan' di Second World Peace Forum di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/6/2008).
Syafi'i menyayangkan begitu mudahnya orang mengikuti aliran fundamentalisme. "Bush mengaku menjadi orang yang sangat religius, begitu juga Osama bin Laden. Banyak sekali yang percaya pada mereka berdua," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Membuka hati dan introspeksi diri pada diri sendiri. Muslim yang baik akan mengkoreksi diri sendiri sebelum mengomentari orang lain," ujarnya.
Selain itu orang Islam harus berfikir kembali, ajaran agamanya mengajarkan kedamaian baik teori maupun praktek. Umat Islam juga harus rendah hati untuk belajar iptek dan belajar kebijaksanaan dari orang atau agama yang lain. Umat Islam juga tidak saling menghasut terutama di kalangan internal.
"Tapi kalau sebuah negara Islam diserang oleh kekuatan asing, itu harus dihadapi dengan berani. Kalau ini terjadi, sudah menjadi kewajiban dan tugas semua negara muslim untuk menunjukkan solidaritasnya membantu negara muslim yang diserang itu," pungkasnya. (rdf/fay)











































