Berbicara di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (26/6/2008), Syamsir mengkritik menteri yang mendua sikap soal kebijakan kenaikan harga BBM.
Berikut petikan wawancara dengan Syamsir Siregar:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wah nggak, cuma saya menyesalkan menteri dari parpol yang mendukung pemerintahan. Dalam kabinet setuju harga BBM naik, eh di DPR lain ngomongnya.
Siapa?
Ya menteri dari parpol-lah. Itu kan nggak benar. Kalau dalam rapat kabinet sudah putus, kok di luar ngomongnya lain. Sontoloyo!
Apakah Mentan Anton Apriyantono dari PKS?
Ya tenanglah, Opung mau merokok dulu.
Presiden tahu ada menteri yang main di belakang?
Ya sudah tahulah, orang di kabinet dukung. Untung bukan aku presidennya. Kalau aku presidennya, sudah ciao (Syamsir mengibaskan tangannya). (lh/fay)











































