Sikat Demonstran Anarkis!

Aktivis 1998:

Sikat Demonstran Anarkis!

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2008 10:09 WIB
Sikat Demonstran Anarkis!
Jakarta - Demokrasi itu damai. Jika aksi unjuk rasa sudah merusak kepentingan umum maka negara harus membuat sang pelaku jera. Sikat saja!

"Dalam demokrasi, negara memiliki kewenangan memproteksi kepentingan publik. Jadi jangan kehilangan akal untuk menegakkan hukum dan membuat jera demo anarkis. Begitu ada masalah yang bikin kekacauan... sikat!" kata eksponen 1998, Fachri Hamzah, kepada detikcom, Kamis (26/6/2008).

Menurut mantan Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), jika tidak ada efek jera maka Indonesia bisa masuk dalam lubang demokrasi yang gagal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Demo rusuh sudah tidak zamannya lagi. Demo yang ditandai oleh kekacauan tidak boleh terjadi lagi. Kantor DPR kan terbuka 24 jam, demikian pula Istana sudah terbuka untuk umum. Sekarang tidak ada komunikasi yang tersumbat, nggak ada yang melarang mengungkapkan pendapat. Beda dengan dulu, 3 orang ngumpul saja sudah dilarang," papar politisi FPKS ini.

Fachri menilai demo anarkis juga disebabkan karena sikap pemerintah SBY yang mengambang dalam membuat keputusan.

"Ada keruntuhan wibawa pemerintah pada semua bidang. Karena pemerintah ngambang, rakyat jadi tidak disiplin dan bingung. Rakyat menangkap sinyal yang jelek bahwa pemerintah tidak punya kekuatan dan wibawa," kata dia. (aan/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads