"Kita mencatat semua masukan untuk disampaikan kepada pemerintah," kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga saat membacakan hasil raker di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6/2008).
Theo kemudian membacakan 3 catatan yang telah dihasilkan Komisi satu. Adapun catatan pertama, meminta untuk menghentikan kegiatan Namru-2.
"Yang mendukung catatan ini dari FPB, FPKS, FPAN dan FPKB," kata Theo.
Sementara itu catatan kedua adalah, menghentikan operasional selanjutnya dievaluasi sesuai kepentingan nasional. Dukungan yang diperoleh dari FPDIP dan FPDF.
"Sedang catatan ketiga yaitu mengevaluasi Namru-2 dan dilanjutkan dengan memperjuangkan persyaratan. Ini didukung oleh Golkar dan Demokrat," katanya.
Meski fraksinya mendukung catatan pertama, Yusron Ihza Mahendra lebih setuju pada catatan kedua. Adik kandung Yusril Ihza Mahendra itu mendukung catatan kedua. Sedangkan anggota DPR asal PKS Bagus Suryama lebih memilih catatan ketiga padahal fraksinya mendukung catatan pertama. (ken/fay)











































