"Demonstrasi kemarin itu tidak ada yang menunggangi. Tindakan demo yang merusak seperti itu, bukan mahasiswa. Kalau merusak itu bukan mahasiswa," ujar Wagub Prijanto di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2008).
Cara demonstrasi yang benar, imbuhnya, seperti cara mahasiswa Universitas Nasional (Unas) yang bertemu secara baik-baik ke kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prijanto juga tak habis pikir, kemarahan itu disalurkan pada obyek-obyek yang tidak bersalah.
"Kalau warga Jakarta bisa pelihara keamanan. Coba bayangin, mobil tidak apa-apa dibakar. Pagar tidak apa-apa kok dirusak. Goblok banget. Preman aja saya katakan. Kalau mahasiswa tahu kalau seperti itu tidak setuju," tandas Prijanto. (nwk/nrl)











































