Deputi PM Malaysia Bantah Istrinya Terlibat Pembunuhan

Deputi PM Malaysia Bantah Istrinya Terlibat Pembunuhan

- detikNews
Rabu, 25 Jun 2008 15:35 WIB
Kuala Lumpur - Istri Deputi Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dituding terlibat dalam pembunuhan seorang model asal Mongolia. Najib membantah keras tudingan itu. Menurutnya tuduhan itu "sepenuhnya sampah".

Pembunuhan Altantuya Shaariibuu, model berusia 28 tahun itu telah menimbulkan spekulasi adanya kaitan pemerintah dalam kematian wanita itu pada tahun 2006.

Ini dikarenakan analis politik Abdul Razak Abdullah Baginda (46), salah satu tersangka pembunuhan Altantuya merupakan pembantu dekat Najib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang blogger bernama Raja Petra Kamarudin menuding istri Najib, Rosmah Mansor terlibat dalam pembunuhan itu. Namun Najib mencetuskan tuduhan itu semata-mata sebagai upaya untuk mendiskredit imej politiknya. Najib merupakan calon pengganti PM Abdullah Ahmad Badawi.

"Semua yang diklaim dan ditulis merupakan kebohongan total dan rekayasa," kata Najib seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (25/6/2008).

"Itu sepenuhnya sampah," serunya. "Saya tak punya kesimpulan lain kecuali ini merupakan upaya putus asa dan menyedihkan untuk mendiskreditkan imej politik saya. Saya tak melihat alasan lain," pungkasnya.

Ditegaskan Najib, istrinya telah memberikan pernyataannya kepada polisi yang menyelidiki kasus tersebut.

Persidangan kasus pembunuhan Altantuya masih berlangsung di Malaysia. Razak dikenai tuduhan membantu pembunuhan itu. Sedangkan dua polisi dituduh sebagai pelaku pembunuhan. Ketiganya telah mengaku tak bersalah. Mereka bertiga terancam hukuman mati dengan digantung jika terbukti bersalah. (ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads