"Konstruksi koalisi pemerintah SBY sangat rapuh, rapuh sekali. Jadi ada menteri, tetapi sikap politiknya berbeda. Ini menjadi persoalan dasar di sistem pemerintahan kita," kata Direktur Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Rabu (25/6/2008).
Menurut dia, SBY sudah kesekian kalinya dikecewakan partai pendukungnya. "Kalau ini sinetron, nggak tahu sudah sinetron Senayan jilid berapa. Pola ini sudah terbaca akarnya karena lemahnya kontrak politik," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hak angket BBM didukung 233 anggota. Sedangkan 127 anggota Dewan khususnya dari FPG dan FPD menolaknya. (aan/nrl)











































