Setelah membunuh 4 anggota keluarganya itu, sang kakek bernama Yoshio Kiuchi itu menelepon polisi usai kejadian Selasa (25/6/2008) siang itu. Dia mengaku telah membunuh 4 orang anggota keluarganya.
Petugas polisi pun buru-buru mendatangi rumah si kakek di Kashiwa, timur laut Tokyo. 4 Jasad yang bersimbah darah ditemukan. Mereka adalah istri Kiuchi, Tokiko (75), putranya Shigeru (49), menantunya Miyuki (44) dan cucunya yang berusia 4 tahun Manami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia terlalu tertekan saat ditanya polisi," kata juru bicara kepolisian. "Namun dia mengaku punya masalah dengan keluarga soal kesehatannya," imbuh sang juru bicara seperti dilansir AFP, Rabu (25/6/2008).
Sang kakek mengaku memilih membunuh keluarganya ketika bangun tidur di pagi hari karena istrinya menyambutnya dingin. Sebelumnya juga istrinya mengatakan dia hanyalah 'gangguan' pada keluarga.
"Saya pikir lebih baik jika saya bunuh seisi keluarga," katanya kepada polisi.
Kiuchi merasa menyesal saat diperiksa polisi. Dia mengaku telah berpikir 3 kali sebelum membunuh istrinya.
Kakek yang sedang menjalani pengobatan atas masalah tidurnya ini juga sering memukuli cucunya, sehingga membuat menantunya meminta anaknya itu tak mendekati sang kakek. (aba/aba)











































