Ternyata, suara tembakan itu hanya terjadi 200 meter darinya. Seorang polisi Israel menembak dirinya sendiri saat upacara pemberangkatannya kembali ke Prancis.
"Seorang polisi perbatasan melakukan bunuh diri di Bandara Ben Gurion saat Presiden Prancis Sarkozy akan meninggalkan Israel," ujar juru bicara kepolisian, Micky Rosenfeld, kepada AFP, Rabu (25/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Perdana Menteri Israel Ehud Olmert dan Presiden Prancis Shimon Peres langsung dikawal ke mobil yang kebal peluru. Suara tembakan itu membuat prosedur gawat darurat langsung diaktifkan.
Penyelidikan atas peristiwa itu langsung digelar. Ketika ditemukan tak ada ancaman keamanan, Olmert dan Peres kembali ke pesawat untuk mengucapkan perpisahan pada Sarkozy yang telah 3 hari berada di Israel dan Tepi Barat. Keduanya bilang pada Sarkozy, bahwa tembakan itu bukanlah teror.
Sarkozy akhirnya secara tenang dan meyakinkan berdiri di pintu pesawat melambaikan tangannya. Ketakutan telah berakhir. Dia dan istri pun pulang ke Prancis dengan elegan. (aba/aba)











































