Polisi Tembak Diri Sendiri 200 Meter dari Presiden Prancis

Polisi Tembak Diri Sendiri 200 Meter dari Presiden Prancis

- detikNews
Rabu, 25 Jun 2008 04:28 WIB
Tel Aviv - Saat hendak menaiki pesawat di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mendengar suara tembakan. Sarkozy pun terbirit-birit lari ke dalam pesawat.

Ternyata, suara tembakan itu hanya terjadi 200 meter darinya. Seorang polisi Israel menembak dirinya sendiri saat upacara pemberangkatannya kembali ke Prancis.

"Seorang polisi perbatasan melakukan bunuh diri di Bandara Ben Gurion saat Presiden Prancis Sarkozy akan meninggalkan Israel," ujar juru bicara kepolisian, Micky Rosenfeld, kepada AFP, Rabu (25/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebingungan dan panik pun melanda Paspampres Prancis. Paspampres buru-buru melarikan Sarkozy dan istrinya Carla Bruni ke dalam pesawat.

Sementara Perdana Menteri Israel Ehud Olmert dan Presiden Prancis Shimon Peres langsung dikawal ke mobil yang kebal peluru. Suara tembakan itu membuat prosedur gawat darurat langsung diaktifkan.

Penyelidikan atas peristiwa itu langsung digelar. Ketika ditemukan tak ada ancaman keamanan, Olmert dan Peres kembali ke pesawat untuk mengucapkan perpisahan pada Sarkozy yang telah 3 hari berada di Israel dan Tepi Barat. Keduanya bilang pada Sarkozy, bahwa tembakan itu bukanlah teror.

Sarkozy akhirnya secara tenang dan meyakinkan berdiri di pintu pesawat melambaikan tangannya. Ketakutan telah berakhir. Dia dan istri pun pulang ke Prancis dengan elegan. (aba/aba)


Berita Terkait