"Kita harus sosialisasikan budaya saling hormat, toleran, perdamaian dan menolak kekerasan di kalangan pemuda. Sebab mereka adalah pemimpin masa depan," kata Presiden SBY dalam pidatonya meresmikan pembukaan 2nd World Peace Forum di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (24/6/2008).
Sebagai pemimpin di masa depan, maka sudah seharusnya kalangan muda sejak dini menerapkan budaya dan teknologi perdamaian. Sebab kaum muda yang akan selanjutnya bertanggungjawab atas kelangsungan dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya percaya dengan perbedaan latar belakang budaya, maka upaya tersebut akan semakin efektif. Indentifikasikan peran konkrit apa yang bisa kita lakukan bersama untuk ujudkan cita-cita perdamaian dunia," sambung SBY.
World Peace Forum adalah forum internasional untuk intensifkan dialog antar agama, etnis dan kebangsaan demi wujudkan perdamaian dunia. Sebanyak 200-an delegasi dari 37 negara mengikuti acara yang akan berlangsung sampai 26 Juni 2008.
Upaya bersama menekan tindak kekerasan merupakan isu utama yang akan mereka bahas dalam dua hari ke depan. Baik kekerasan yang muncul akibat kesenjangan ekonomi maupun tindak kekerasan yang berlatar belakang politik dan agama. (lh/fay)











































