Kalah Lagi di Jateng, DPP Partai Golkar Harus Introspeksi

Kalah Lagi di Jateng, DPP Partai Golkar Harus Introspeksi

- detikNews
Selasa, 24 Jun 2008 10:41 WIB
Yogyakarta - Pemilihan Gubernur Jawa Tengah menambah angka kekalahan Partai Golkar di ajang pilkada. Terkait hal itu, DPP Partai Golkar pun diminta melakukan introspeksi.

Desakan itu disampaikan Ketua Forum Komunikasi (Forkom) DPD I Partai Golkar, Gandung Pardiman, saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Selasa (24/6/2008).

"Ini benar-benar sebuah pukulan. Tapi harus diakui secara jantan kekalahan ini. DPP harus segera melakukan evaluasi sebelum Pilgub Jatim digelar," kata Gandung yang juga ketua DPD I Partai Golkar DIY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Gandung kekalahan pasangan yang diusung Golkar Jateng, Bambang Sadono dan Muhammad Adnan, lebih disebabkan berbagai faktor di wilayah Jawa Tengah sendiri. Namun demikian, seharusnya DPP bisa melakukan antisipasi lebih dulu sebelum maju.

"Kami tak ingin kejadian ini terus berulang lagi di Jawa Timur. Sebab mulai dari Jawa Barat, Sumatera Utara dan Jawa Tengah kita telah kalah," tegas Gandung.

Dia mengakui sejumlah daerah telah meminta Gandung untuk mempersiapkan pelaksanaan Munaslub. Namun kepada ketua-ketua DPD I Partai Golkar se Indonesia, dia meminta tidak emoasional mensikapi kekalahan. Namun kekalahan ini harus disikapi secara rasional sesuai dengan realitas yang ada di lapangan.

Menurut dia kalau ada yang mendesak agar DPP segera menggelar munaslub adalah tidak relevan. Sebab pilgub itu lebih berkait dengan kondisi eksternal. sedangkan Munaslub adalah menyangkut situasi internal partai.

"Yang penting DPP harus segera sadar, bila di pilgub itu harus benar-benar mencari sosok atau calon yang bagus, sehingga bisa menang," pungkas dia. (bgs/djo)


Berita Terkait