Agar Jelas, Penyebab Kematian Maftuh Tunggu Otopsi Kebumen

Disebut Kena AIDS

Agar Jelas, Penyebab Kematian Maftuh Tunggu Otopsi Kebumen

- detikNews
Selasa, 24 Jun 2008 07:10 WIB
Jakarta - Dokter RS Pusat Pertamina (RSPP) menyatakan mahasiswa Universitas Nasional Maftuh Fauzi meninggal karena penyakit AIDS. Pernyataan dokter RSPP itu melanggar kode etik, tapi tak punya pilihan.

"Saya kira itu melanggar kode etik. Itu tidak biasanya. Ini ada rapat kerja dengan Menkes. Kami tanyakan juga. Jawabannya masih menunggu hasil otopsi yang akurat dari Kebumen," ujar Wakil Ketua Komisi IX (Komisi Kesehatan) Max Sopacua.

Max menyampaikan hal itu ketika dihubungi detikcom, di sela-sela mengikuti rapat kerja dengan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Senin (23/6/2008) pukul 22.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Max, seharusnya pernyataan dokter itu harus benar-benar akurat sebelum disampaikan ke publik. Dalam menyatakan kondisi medis seseorang, imbuh dia, dokter seharusnya tidak dipaksa.

"Harus akurat. Baru mengidap HIV/AIDS atau sudah mengidap. Itu nggak boleh didesak sedemikian rupa oleh mahasiswa. Menurut Menkes, dokter keceplosan karena tidak tahu apa yang mau dijawab," kata Max.

Menurut Max, daripada simpang siur, lebih baik menunggu hasil pemeriksaan dari RSUD Kebumen yang mengotopsi Maftuh. "Sekarang sudah disebutkan, mau apalagi. Sekarang perlu diklarifikasi yang jelas," tandas mantan presenter acara olah raga di TVRI ini. (nwk/nrl)


Berita Terkait