Para mahasiswa itu berdemonstrasi sembari menunggu DPR, yang akan menggelar sidang paripurna yang beragendakan keputusan fraksi-fraksi atas hak angket kenaikan harga BBM.
"Ada penentuan hak interpelasi dan angket mengenai kenaikan BBM. Kita menunggu keputusan itu. Kita menunggu Gedung DPR," ujar Koordinator Solidaritas Mahasiswa Unas Ceppy Febrinika Bachtiar ketika dihubungi detikcom, Senin (23/6/2008).
Jika tidak, maka Ceppy menyatakan akan tetap bertahan. "Kita akan meduduki DPR sampai batas waktu. Sampai kenaikan harga BBM benar-benar dibatalkan. Kita juga kan mengundang elemen-elemen lain dari luar kota untuk mendukung langkah kami," ujar Ceppy.
Dalam aksi pagi ini, Ceppy mengatakan bahwa teman-temannya yang berdemo di Tugu Proklamasi akan bergabung. Ada sekitar 350 orang yang mengikuti demo ini.
Ceppy juga membantah bahwa ada mahasiswa yang melakukan aksi anarkis, seperti merusak karavan polisi di Semanggi. "Nggak tahu itu, informasinya simpang siur. Saya konfirmasi teman itu nggak ada aksi anarkis," kata dia.
Sementara aksi ini diperkirakan akan terjadi kepadatan kendaraan dari Jalan Gatot Subroto menuju Slipi. Disarankan hati-hati jika melintas, atau bisa memutar melalui belakang Gedung DPR dan keluar di Slipi. (nwk/nal)











































