Golkar Kalah di Jateng, Harus Ada Perombakan Radikal

Yuddy Chrisnandi:

Golkar Kalah di Jateng, Harus Ada Perombakan Radikal

- detikNews
Senin, 23 Jun 2008 09:29 WIB
Jakarta - Kekalahan demi kekalahan terus dialami Partai Golkar dalam Pilkada. Tumbangnya pasangan Bambang Sadono-Muhammad Adnan dalam Pilkada Jawa Tengah (Jateng), mengharuskan Golkar untuk segera melakukan perubahan radikal jika tidak ingin berantakan pada Pemilu 2009.

"Harus ada langkah radikal. Masalahnya Golkar sedang memudar sekarang," ujar anggota Fraksi Partai Golkar Yuddy Chrisnandi pada detikcom lewat telepon, Senin (23/6/2008).

Bagi Yuddy, kekalahan ini telah menunjukkan ada yang salah dalam struktur, figur sang calon serta strategi Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, Yuddy juga menyoroti tentang kepemimpinan di tubuh Golkar.Β  "Jika pemimpin tahu medan pertempurannya berat, buat apa harus dipaksakan," jelasnya.

Bagi politisi muda ini, kekalahan ini dianggap sebagai takdir. Yuddy menjelaskan, jangankan Pilkada Jateng yang merupakan basis massa PDIP, di daerah Sulawesi Selatan serta Sumatera Utara sebagai lumbung suara Golkar, partai itu tetap saja keok.

"Kalau saya sudah prediksi (kekalahan ini), nggak tahu kalau yang lain," ujar Yuddy.

Ketika ditanya reaksi Jusuf Kalla menanggapi kekalahan ini, Yuddy mengaku tidak tahu bagaimana reaksi Ketua Umum Golkar tersebut.

"Saya nggak tau, istighfar kali," pungkasnya.

(mok/nrl)


Berita Terkait