Mahasiswa Unas Mengadu ke IDI

Maftuh Disebut Sakit AIDS

Mahasiswa Unas Mengadu ke IDI

- detikNews
Senin, 23 Jun 2008 08:15 WIB
Jakarta - Dua kali mahasiswa Universitas Nasional (Unas) terpukul pekan lalu. Pukulan pertama, rekan mereka, Maftuh Fauzi meninggal dunia. Pukulan kedua, pernyataan RSPP bahwa mahasiswa angkatan 2003 itu meninggal akibat virus HIV yang memicu AIDS.

Rekan-rekan Maftuh tidak percaya mahasiswa itu tewas akibat AIDS. Karena itu mereka akan mengadu ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Kami akan meminta IDI membantu mendapatkan kejelasan statemen RSPP," ujar Ceppy Febrinika Bachtiar, koordinator Solidaritas Mahasiswa Unas, pada detikcom, Senin (23/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sampai hari ini tidak percaya Maftuh terkena virus HIV/AIDS," imbuhnya.

Sebelum ke IDI, Ceppy dkk akan berkonsultasi dengan LBH Jakarta yang siap mendampingi mereka. "Kami konsultasi seputar dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan dokter RSPP yang menyatakan Maftuh mengidap virus HIV," ujarnya.

Sedangkan aksi turun jalan, hari ini tidak dilakukan. "Paling aksi di kampus saja, orasi-orasi," ujar Ceppy.

Sementara itu, Humas RSPP Teti Wahyuni enggan berkomentar banyak. Juga saat ditanya tentang kabar RSPP akan memberikan keterangan pers untuk memperjelas hal ini. "Belum, saya belum mendengar rencana jumpa pers itu," ujar Titi yang mengaku sedang rapat.
(nrl/ndr)


Berita Terkait