Dokter Diminta Tak Halangi Komnas HAM Usut Kematian Maftuh

Disebut Tewas Akibat AIDS

Dokter Diminta Tak Halangi Komnas HAM Usut Kematian Maftuh

- detikNews
Minggu, 22 Jun 2008 13:36 WIB
Jakarta - Komnas HAS terus menyelidiki penyebab kematian mahasiswa Universitas Nasional (Unas), Maftuh Fauzi, yang hingga kini masih menyimpan tanda tanya. Dokter diminta tidak menghalang-halangi upaya Komnas HAM tersebut.

"Komnas HAM juga berharap dokter tidak gegabah mengumumkan hasil pemeriksaan Maftuh sampai ada hasil yang benar-benar pasti, meski itu otoritas dari tim dokter. Kita juga meminta dokter tidak menghalang-halangi pemeriksaan dan dapat bekerja sama dengan Komnas, "ujar Wakil Ketua Komnas HAM, Ridha Saleh.

Hal itu dikatakan dia dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (22/6/2008). Sebelumnya, dokter menyebut kematian Maftuh adalah akibat mengidap AIDS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ridha mengatakan, pihaknya akan mengungkap kematian mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2003 itu sesuai kewenangan yang dimiliki Komnas. Untuk itulah Komnas akan memanggil dokter yang menangani Maftuh selama dirawat di RSPP dan RS UKI.

"Kita juga akan memeriksa mahasiswa yang juga terkena pukulan pada saat bentrokan antara polisi dan mahasiswa di Unas dan mahasiswa yang ikut ditahan bersama Maftuh di Polres Jaksel," imbuhnya.

Keterangan mereka, lanjut Ridha, akan dipakai Komnas untuk menjadi dasar perlu tidaknya membentuk tim forensik independen. Pembentukan tim ini sebelumnya pernah diusulkan koordinator Kontras, Usman Hamid.

"Dari situ Komnas HAM bisa melihat perlu atau tidaknya tim forensik seperti usulan Kontras dibentuk atau tidak, karena kami dituntut oleh masyarakat atau publik untuk memberikan laporan atau hasil atas kasus ini secepatnya," pungkas Ridha. (irw/nrl)


Berita Terkait