"Kasus ini bisa menjadi medan pertarungan politik. Namun kami mohon semua pihak ikut membantu pengusutan kejahatan secara bijaksana. Hindarkanlah kepentingan politis 2009 antar golongan," kata Koordinator Kontras Usman Hamid kepada detikcom, Minggu (22/6/2008).
Menurut Usman, sebagai presiden saat Munir terbunuh, Mega adalah single user dari BIN. Namun, kata Usman, semua itu sebatas fungsi dan wewenang BIN yang sah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usman mengatakan, PDIP sebagai partai telah ikut aktif mendukung pengungkapan kasus ini sejak awal. "Karena itu, sebaiknya kita beri kesempatan Polri bekerja dulu," katanya.
Sebelumnya, mantan Deputi V BIN Muchdi PR telah ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan Munir 2004 silam. Selain Mega, dorongan untuk memeriksa mantan Kepala BIN Hendropriono juga bermunculan. (ken/ken)











































