"Jelas ini ada konspirasi antara RSPP dengan kepolisian. Statement yang cepat mengenai HIV penyebab kematian Maftuh adalah kerja dari intelejen negara," kata Presidium CCI Sangap Surbarti para wartawan Sabtu (21/6/2008), di Pejaten, Jakarta.
Tudingan adanya konspirasi berangkat dari fakta bahwa Maftuh adalah salah satu pengunjuk rasa anti kenaikan BBM yang ditahan oleh polisi. Mahasiswa angkatan 2003 itu tentu tidak akan meninggal bila selama perawatan tidak mendapatkan perlakuan represif dari polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya RSPP. Pertamina, Polri dan BIN juga dituding terlibat konspirasi. Menurut ICC pihak rektorat Unas juga terlibat dengan menutupi akses terhadap informasi yang sebenarnya mengenai penyebab kematian Maftuh setelah hampir satu bulan menjalani perawatan medis.
"Ini upaya sistematis yang dilakukan SBY-JK, yaitu mengintimidasi rektorat sehingga menutupi kasus ini," imbuh berapi-api.
(lh/ana)











































