Soeripto: Sebelum Periksa Megawati, Hendropriyono Dulu

Soeripto: Sebelum Periksa Megawati, Hendropriyono Dulu

- detikNews
Sabtu, 21 Jun 2008 12:43 WIB
Jakarta - Kalangan LSM mendesak mantan Presiden Megawati Soekarnoputri ikut diperiksa dalam penyidikan kematian aktivis HAM Munir. Namun Wakil Ketua Komisi III DPR Soeripto meminta eks Kepala BIN AM Hendropriyono diambil keterangannya lebih dulu.

"Jangan langsung loncat ke Megawati. Karena yang kita tahu, apakah Kepala BIN waktu itu melaporkan ke Presiden," ujar anggota FPKS ini, kepada detikcom, Sabtu (21/6/2008).

Menurut teori intelijen, lanjut Suripto, Kepala BIN harus melaporkan rencana operasi intelijen kepada Presiden selaku single user.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Persoalannya di Indonesia, pada zaman Pak Harto dulu, Ali Moertopo melakukan operasi intelijen tidak melalui Yoga Sugama, Kepala Bakin (Badan Koordinasi Intelijen Negara) saat itu. Kordinasi sama Yoga saja tidak, apalagi ke Presiden. Akibatnya, Ali saat itu dicopot dan dikasih jabatan menteri penerangan," ujar politisi berkepala plontos ini.

Soeripto menduga kasus Ali Murtopo terulang pada kasus Munir. "Saya menduga bisa saja Kepala BIN dalam kasus Munir tidak melapor ke Presiden," ujarnya.

Pengamat intelijen ini pun meminta agar Hendropriyono diperiksa lebih dulu. "Hendropriyono harus diminta klarifikasinya lebih dulu," pungkasnya. (gun/fiq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads