Kapolri Diminta Menindaklanjuti Kematian Maftuh

Kapolri Diminta Menindaklanjuti Kematian Maftuh

- detikNews
Sabtu, 21 Jun 2008 10:31 WIB
Jakarta - Kematian mahasiswa Unas Maftuh Fauzi yang dinyatakan dokter RSPP karena Aids masih diragukan pihak kampus. Yuddy Chrisnandi salah satu dosen FISIP meminta Kapolri Jenderal Sutanto menindaklanjuti kasus tersebut.

"Kapolri harus mengambil alih serta menindaklanjuti kasus tersebut. Kalau perlu mencopot komandan-komandannya di lapangan," kata Yuddy di Kampus Unas, Jl Sawo Manila, Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (21/6/2008).

Menurut Yuddy yang juga anggota Komisi I DPR, jika Kapolri tidak mersepson atas peristiwa tesebut, Kapolri adalah pihak yang tak bertanggung jawab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Artinya pemimpin-pemimpin Indonesia harus bertanggung jawab. Kalau ada kesan polisi menututp-nutupi, itu persepsi masyarakat karena tidak ada keterbukaan penyebab kematian Maftuh Fauzi," terangnya.

Menurut anggota Fraksi Partai Golkar ini, ada yang masih belum terungkap dari kasus yang menimpa Maftuh, yakni kekerasan.
(ana/fiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads