"Lima yang terbesar itu hampir sama dengan nama-nama yang disurvei oleh lembaga survei yang ada. Ya lima teratas itulah. Resminya bulan November diumumkan," kata Sekjen PDIP Paramono Anung tanpa menyebut nama cawapresnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/6/2008).
Menurut Pram, calon-calon yang masuk nominasi cawapres Mega sudah dihubungi oleh DPP PDIP. Namun belum ada keputusan dari para cawapres tersebut apakah mereka menerima atau menolak tawaran tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wartawan yang tidak puas dengan jawan umum pram terus mengejar lima nama teratas dalam polling internal PDIP dan Lembaga Survei Independen (LSI). Wartawan pun menyebutkan nama-nama seperti Din Syamsuddin, Sultan Hamengkubuwono X, Wiranto, Hidayat Nurwahid dan Jusuf kalla.
"Gubernur ada, tentara ada, yang ada jenggotnya juga ada, "kata pram diplomatis.
Bagaimana dengan SBY?" kalau dia selalu kita jadikan sebagai pembanding. Dari Mei sampai November 2008, kita telah melakukan survei tiga kali,"pungkasnya.
(yid/anw)











































