Upacara minum teh ini digelar di Hotel Mid Plaza, Jakarta, Jumat (20/6/2008). Hadir dalam acara tersebut, Dubes Jepang untuk RI, Koijiro Shiojiri.
Upacara tradisional untuk menghormati orang yang amat dihormati itu dipimpin oleh Grand Master Uresenke, Genshitshu Sen. Pria Kelahiran Kyoto 1923 itu keturunan ke-14 keluarga pemegang tradisi penyajian teh ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai upacara, SBY menyampaikan pidato sambutannya. Presiden membuka pidato yang berisi ucapan terimakasih dan harapan atas peningkatan serta perluasan kerjasama Jepang - Indonesia itu dalam bahasa Jepang.
"Yang mulia memberi contoh peningkatan hubungan dengan pendekatan budaya. Semoga istri-istri kita semakin rajin membuatkan teh hijau agar badan kita makin segar dalam melaksanakan tugas negara," ujar SBY disambut tepuk tangan hadirin.
Tidak banyak pejabat negara hadir mendampingi Presiden SBY. Hanya terlihat Menristek M. Nuh dan Mensesneg Hatta Rajasa, serta mantan Mentan Bungaran Saragih. (lh/anw)











































