FPKS Minta Kapolres Jaksel Dinonaktifkan

Mahasiswa Unas Tewas

FPKS Minta Kapolres Jaksel Dinonaktifkan

- detikNews
Jumat, 20 Jun 2008 21:06 WIB
Jakarta - Mahasiswa Universitas Nasional (Unas), Maftuh Fauzi meninggal dunia karena kekerasan polisi saat mengelar aksi demo tolak kenaikan harga BBM. Menurut Dokter, Maftuh tewas akibat terserang Virus HIV. FPKS Meminta Kapolri menonaktifkan Kapolres Jakarta Selatan (Jaksel).

"Kapolri harus proaktif merespons kasus ini dan menonaktifkan Kapolres Jaksel. Meski harus dilakukan penyelidikan. Secara moral karena anak buahnya sudah melakukan tindak kekerasan sampai meninggal, Kapolres Jaksel mestinya mengundurkan diri," ujar Ketua FPKS Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/6/2008).

Menurut anggota komisi II DPR ini, Aksi kekerasan aparat kepolisian dalam mengatasi demonstrasi merupakan anacaman serius bagi perkembangan demokrasi. Karena itu, polisi harus mengubah caranya dalam mengatasi aksi demonstrasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika aparat keamanan tidak bisa menghormati aksi demonstrasi, maka bisa dipastikan umur demokrasi akan mati suri," terang Mahfudz.

Mahfudz juga meminta agar kasus ini diusut tuntas. Ini dimaksudkan agar pihak-pihak yang bertanggungjawab segera mendapatkan hukuman yang setimpal.

"Wafatnya mahasiswa Unas Maftuh Fauzi akibat tindak kekerasan. Aparat polisi harus diusut tuntas. Hukum harus ditegakkan dengan mengadili pihak-pihak yang bertanggungjawab. Apalagi peristiwa itu terjadi di dalam ligkungan kampus," pungkasnya. (yid/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads