"Dia meninggal karena Aids itu tidak benar," kata M Qadari kepada detikcom di Kampus Unas, Jl Sawo Manila, Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2008).
M Qadari yang mengaku kenal Maftuh sejak tahun 2001 menyatakan berhubungan sangat dekat. Dia tahu sebelum Maftuh dirawat di RSPP, dia masih sehat-sehat saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di mata Qadari, Maftuh adalah sosok yang menyenangkan dan humoris. Dia tidak percaya sahabatnya itu telah meninggal. Dan dia tetap percaya bahwa kematian Maftuh akibat pemukulan yang dilakukan salah satu anggota kepolisian yang menghancurkan Kampus Unas beberapa waktu lalu.
(ana/anw)










































