Mahasiswa Minta RSPP Tak Tutupi Penyebab Kematian Rekannya

Mahasiswa Minta RSPP Tak Tutupi Penyebab Kematian Rekannya

- detikNews
Jumat, 20 Jun 2008 18:18 WIB
Jakarta - Sekitar 100 mahasiswa Universitas Nasional (Unas) menuntut bertemu langsung dengan dokter RSPP. Mereka tidak puas dengan keterangan dari sumber-sumber yang tidak jelas terkait Maftuh Fauzi, korban kekerasan polisi dalam insiden Unas, 24 Mei lalu.

"Kami minta pihak rumah sakit tidak menutup-nutupi. Tunjukkan kepada kami hasil diagnosa serta hasil pemeriksaan," kata salah seorang mahasiswa Unas yang sedang berkerumun di depan Gedung RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta, Jumat (20/6/2008).

Akhirnya, mahasiswa ini ditemui langsung oleh Direktur RSPP, Mustofa Fauzi di Gedung Utama RSPP. Penjelasan ini ternyata belum juga memuaskan mahasiswa. Petugas keamanan pun bersiaga mengamankan Mustofa dengan pagar betis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mustofa berjanji, pihaknya akan segera menunjukkan rekam medis Maftuh untuk ditunjukkan kepada mahasiswa.

"Kami hanya memeriksa saat dia masuk ke RSPP. Ketika diperiksa oleh kami, tidak ada tanda-tanda akibat kekerasan. Dia mengalami infeksi di kedua lapangan paru-paru, serta penurunan sistem kekebalan tubuh. Kami hanya menerima rujukan dari RS Cawang yaitu berupa penurunan kesadaran dan infeksi," pungkasnya. (anw/fiq)


Berita Terkait