Mahasiswa berorasi di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jalan Kiai Maja, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2008).
"Kami minta polisi mengusut tuntas. Ini merupakan korban kenaikan BBM sehingga harus ditolak," ujar salah seorang orator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan terpisah, Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Jaksel Iwan Kurniawan sempat menjenguk jenazah Maftuh.
"Jangan tanya saya, tanya keluarga saja," elak Iwan saat ditanya wartawan.
Maftuh tewas pukul 11.20 WIB. Mahasiswa Unas jurusan Sastra Inggris angkatan 2003 yang menjadi korban kekerasan polisi saat insiden penyerbuan kampus Unas pada 24 Mei ini mengalami infeksi menyeluruh di tubuhnya. (aan/nrl)











































