Partai yang menjagokan Prabowo Subianto sebagai capres ini menilai penangkapan ini lebih bernuansa politis dibandingkan bernuansa hukum. Pemerintahan SBY pun dapat tudingan.
"Lebih kental nuansa politiknya ketimbang nuansa untuk penegakan hukumnya," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dalam jumpa pers di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Jumat (20/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli menuturkan, kepentingan politik yang dibarengi intervensi dari berbagai pihak, turut andil dalam proses pengusutan kasus Munir.
"Satu sisi adalah intervensi dari pihak pemerintah yang menginginkan naiknya kembali citra. Terutama ketika citranya tidak tampak pada keberhasilan di bidang ekonomi, seperti kenaikan harga BBM dan tingkat kemiskinan yang bertambah," jelasnya.
Fadli melihat HAM seringkali dijadikan alat. "Isu HAM ini sebagai dalih bahwa seolah-olah terjadi keberhasilan di bidang penegakan hukum dan HAM," ujarnya.
(ptr/nrl)











































