Demikian disampaikan seorang juru bicara Angkatan Darat Thailand, Kolonel Thanathip Sawangsang seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (20/6/2008).
Heli berjenis Bell UH-1H itu mengalami gangguan mesin di Provinsi Yala. Heli tersebut mengangkut enam pakar forensik, dua pilot dan dua tenaga mekanik.
"Pilot berusaha melakukan pendaratan darurat, namun helikopter menabrak pohon-pohon dan jatuh, menewaskan semua orang di dalamnya," kata Kolonel Thanathip kepada Reuters.
Pesawat era Perang Vietnam itu sedang mengangkut tim forensik ke lokasi bentrokan senjara antara para gerilyawan muslim dan pasukan keamanan Thailand di Yala.
Provinsi Yala merupakan satu dari empat provinsi di Thailand selatan yang telah lama mengalami pergolakan. Thailand selatan merupakan wilayah konflik berkepanjangan antara gerilyawan muslim dan pasukan Thailand. Konflik itu telah menewaskan setidaknya 3 ribu orang sejak 2004 silam. (ita/nrl)











































