"Itu kan tradisi sejak dulu. Dari dulu itu memang sudah keras. Waktu saya kuliah dulu saat di ospek itu lebih keras lagi. Bukannya saya membenarkan tindakan itu tetapi itu sudah lama menjadi tradisi," kata Wapres Jusuf Kalla.
Hal ini disampaikan Wapres saat ditanya wartawan seputar aksi kekerasan di STIP dalam jumpa pers di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK mengatakan sejumlah faktor memicu kekerasan di asrama. Pertama, asrama yang sempit. Kedua, terlalu banyak mahasiswanya. Ketiga, pengawasan yang kurang baik. "Harus ada pengawasan yang baik, supaya ini teratasi," kata JK.
Agung tewas dikeroyok 10 seniornya usai latihan pedang pora. 10 Mahasiswa semester II itu pun ditetapkan sebagai tersangka. (aan/nrl)











































