Pelajar yang tergabung dalam Gerakan Pelajar SMA/SMK/MA se-DKI Jakarta ini tiba di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2008) sekitar pukul 13.20 WIB.
Dengan semangat ala pejuang '45 mereka pun menggelar aksinya. Sejumlah poster dari karton digelar, yel-yel pun diteriakkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poster yang mereka bawa antara lain bertuliskan 'Pak hakim dan pak jaksa, jangan main mata, korupsi sudah menggurita', 'Kalau bapak ibu saya korupsi, saya anak koruptor dong, malu ah' dan 'Oknum jaksa malah dituntut, padahal kerjanya menuntut.'
Mereka juga membawa kain putih sepanjang 50 meter yang nantinya akan dibubuhi tandatangan para pelajar. Ini menjadi simbol dukungan pelajar kepada KPK untuk memberantas korupsi.
"Ini inisiatif sendiri. Kita memberikan dukungan moral memberantas koruptor kepada KPK," kata koordinator aksi, Muhammad Hatta pelajar MAN 9 Jakarta.
Aksi ini pun direspon positif oleh KPK. Petugas KPK pun membagikan stiker antikorupsi kepada para pelajar. Aksi yang diamankan sekitar 6 personel polisi ini tidak membuat jalanan macet. (fiq/ana)











































