Guru SMA 70 Jaksel Dihipnotis, Rp 10 Juta Amblas

Guru SMA 70 Jaksel Dihipnotis, Rp 10 Juta Amblas

- detikNews
Jumat, 20 Jun 2008 13:34 WIB
Jakarta - Komplotan penjahat yang menggunakan modus menghipnotis korbannya lagi-lagi beraksi. Kali ini seorang guru Bahasa Indonesia SMA 7O Jakarta Selatan menjadi korban.

Kejadian bermula ketika Sugiyanti (36), guru yang telah mengajar 8 tahun di SMA itu, sedang berjalan di Jalan Lamandau, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (20/6/2008) sekitar pukul 07.00 WIB.

Sugiyanti hendak menuju sekolah tempatnya mengajar yang terletak di kawasan Bulungan. "Tiba-tiba ada kakek mengaku hendak ke Bintaro untuk menyumbang bantuan uang," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sugiyanti, kakek bernama Zakaria (70) itu mengaku sebagai general manager perusahaan eksplorasi minyak lepas pantai di Brunei Darussalam. Dia berniat menukarkan uang dolarnya dengan rupiah.

Untuk meyakinkan aksinya, datanglah anggota komplotan bernama Dewi yang berpakaian ketat tapi berjilbab.

"Ibu Dewi mengaku ikut kasihan juga dengan kakek tersebut," tambahnya.

Tidak berapa lama, pelaku ketiga, Hendra, menghampiri mereka dengan mengendarai Avanza kuning B 2537 CX. Hendra mengaku sebagai teman Dewi.

"Keduanya meminta saya untuk mau menukarkan uang dollar Zakaria ke dalam rupiah," tuturnya.

Tanpa sadar, Sugiyanti yang juga berjilbab itu telah terpengaruh hipnotis. Dia dibawa para pelaku ke rumahnya yang terletak di Pasar Minggu, Jaksel, untuk mengambil buku tabungan.

"Dalam perjalanan, saya menganggap mereka seperti keluarga saya sendiri," kisahnya.

Sugiyanti mengatakan, dirinya lantas diantar ke Bank DKI Panglima Polim untuk mengambil uang. Uang senilai Rp 10 juta kemudian ditukar dengan uang dollar milik Zakaria.

Belakangan diketahui uang sebanyak 4 lembar itu adalah 1.000 dollar Brazil. "Saya baru sadar ketika sudah diturunkan di depan RSPP Pertamina," sesal Sugiyanti. (asp/irw)


Berita Terkait