Karena baru saja datang dari Vietnam, Muchdi PR tak mungkin bisa datang memenuhi panggilan Mabes Polri pada pukul 10.00 WIB sebagai tersangka kasus pembunuhan Munir. Apalagi, begitu tiba di Jakarta, Muchdi langsung melakukan berbagai aktivitas.
"Setelah sampai di Jakarta, Pak Muchdi langsung menjenguk anaknya yang sedang dirawat di RS. Setelah itu, ketua umum Gerindra memintanya untuk datang ke kantor partai karena ada verifiksi KPU," kata kuasa hukum Muchdi PR, Zaenal Maarif, saat berbincang-bincang dengan detikcom, Jumat (20/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pak Muchdi sakit? "Hanya merasa kelelahan saja, karena baru datang dari Vietnam itu. Jadi, setelah merasa kondisinya pulih, Pak Muchdi langsung berkeinginan memenuhi panggilan Polri," jelas Zaenal. Saat ditanya ada kepentingan apa Muchdi ke Vietnam, Zaenal mengaku tidak tahu.
Pemeriksaan Muchdi akan berlanjut pagi ini setelah diskors pada Jumat dinihari. "Ini saya mau berangkat menuju Mabes Polri lagi," kata Zaenal.
Zaenal mempertanyakan kepada Polri mengenai kaitan Muchdi PR dengan pembunuhan Munir. "Sampai sekarang belum ada buktinya. Tapi, ya nanti kita buktikan di persidangan," kata Zaenal yang pernah berurusan dengan Presiden SBY di meja hijau itu.
Mengenai surat Muchdi PR kepada Dirut Garuda agar Pollycarpus diberi tugas ke Singapura, Zaenal menjelaskan Deputi BIN tidak boleh mengeluarkan surat. "Jadi, tidak mungkin ada surat itu. Dengan Pollycarpus saja, Pak Muchdi nggak kenal kok," kata dia. (asy/nrl)











































