Demikian hasil studi obesitas komprehensif terbaru yang dilakukan Australia seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Kamis (19/6/2008).
Studi AusDiab itu menunjukkan, 26 persen orang dewasa Australia saat ini mengalami obesitas. Dengan kata lain, jumlahnya mencapai hampir 4 juta jiwa warga Australia. Angka ini lebih tinggi 1 juta dari survei terakhir yang dilakukan AusDiab tahun 1999 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sayangnya ini membuat kita jadi juara kelas berat, gelar yang sebenarnya tidak kita inginkan," kata Profesor Simon Stewart, kepala kardiologi preventativ di lembaga Baker IDI Heart and Diabetes Institute.
Mereka yang obesitas mayoritas adalah yang berumur 45 tahun hingga 64 tahun. Diperkirakan akan ada tambahan 700 ribu orang yang masuk ke rumah sakit karena penyakit-penyakit terkait jantung dalam 20 tahun mendatang akibat obesitas ini.
"Saya menganggap ini sebagai ancaman terbesar bagi kesehatan kita di masa mendatang," cetus Prof Stewart.
Para pakar Australia menyerukan adanya langkah-langkah ekstrem untuk mengatasi masalah ini. Misalnya dengan pemberian diskon pada fasilitas-fasilitas fitness dan olahraga.
Hasil studi ini dimuat dalam laporan berjudul "Australia's Future Fat Bomb". Dalam studi ini, sebanyak 14 ribu warga Australia diperiksa berat dan tinggi badannya. (ita/nrl)











































