"Di Asia, hanya Indonesia negara yang tidak meratifikasi FCTC. Padahal sudah jelas ini penyakit bangsa kita," ujar sosiolog Imam Prasodjo dalam diskusi tentang bahaya merokok di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Kamis (19/6/2008).
Menurut Imam, jika Indonesia ingin memberantas bahaya rokok, Indonesia harus segera meratifikasi FCTC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI KH Ali Musthafa Yakub mengatakan MUI belum mengeluarkan fatwa haram untuk merokok.
"Ada rencana. Tetpi belum tahu kapan rencana ini akan diwujudkan," ujarnya.
KH Alim juga menyindir sikap pemerintah yang terlalu lunak terhadap para pengusaha rokok yang gencar mempromosikan produknya.
"Di Istana malah banyak sekali rokok-rokok yang diperoleh secara gratis," ungkapnya.
(rdf/fiq)










































