DPR Janji Usut Provokator di Balik Rusuh Monas

DPR Janji Usut Provokator di Balik Rusuh Monas

- detikNews
Kamis, 19 Jun 2008 14:14 WIB
Jakarta - Komisi III DPR akan menindaklanjuti kasus rusuh di Monas yang melibatkan aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dan Front Pembela Islam (FPI). Salah satunya, mengusut adanya provokator yang bermain dalam insiden 1 Juni 2008 itu.

"Apa mungkin ada tangan-tangan jahil di balik itu. Karena kerjaan begini, intel Melayu belum sampai. Kita juga ingin melihat apakah aparat kepolisian terlihat membiarkan dan kaitan menyeluruh kasus ini," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Soeripto.

Hal ini disampaikan Soeripto usai menerima tim pengacara anti Ahmadiyah, yang juga pengacara Munarman dan Habib Rizieq, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa ada kemungkinan aksi intelijen? "Analisis saya ya. Adanya kasus nabi palsu Musaddeq, kasus Ahmadiyah dan FPI, ada rentetan skenario. Nggak mungkin kalau tidak ada setting," sahut mantan pejabat Bakin.

Tujuannya, menurut dia, mencemarkan citra Islam sehingga orang sangsi pilih parpol Islam di Pemilu 2009. Kedua, melemahkan persatuan dan kesatuan bangsa dengan ancaman SARA serta agar luar negeri lebih leluasa menguasai lewat eksekutif. (aan/nrl)


Berita Terkait