Tindakan amoral waria pemilik sebuah salon di Jl Letnan Simanjuntak RT 18, Kelurahan Pahlawan, Palembang itu pada Selasa 17 Juni. Dani yang sedang berjalan di depan salon tersebut sekitar pukul 14.00 WIB tiba-tiba dipanggil Iim.
Waria ini lantas menawarkan bocah abege itu potong rambut gratis. Tanpa curiga apa pun, Dani menerima tawaran tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dipaksa menyodomi dia, jika tidak tangan saya digigit terus," kata Dani di Mapoltabes Palembang, Rabu (18/6/2008).
Awalnya Dani tidak ingin kejadian ini diketahui siapa-siap karena takut dan malu. Namun Dani terus dihantui rasa berdosa sehingga tidak bisa tidur semalaman. Akhirnya diantar teman dan kerabatnya, Dani melaporkan perbuatan terkutut waria tersebut ke polisi. (tw/djo)











































