Pelajar yang tinggal di Jalan Benda IA, blok E, No.20, Pamulang, Tangerang Banten ini mengalami luka memar di bagian kepalanya akibat dipukul dengan menggunakan helm, hingga kaca helm pecah.
"Kejadian itu sekitar seminggu yang lalu,"kata Arif di Mapolsek Pamulang, Tangerang, Banten, Rabu (18/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu saya lagi tanggung untuk bersihin masjid, makanya saya belum menghampirinya," ujarnya.
Dikatakannya kembali, saat itu tiba-tiba Muhidin datang dan langsung memaki-maki dirinya. Bahkan ia mengaku sempat ditampar pada pipi kiri. Β
Tidak hanya itu saja, Muhidin juga tiba-tiba langsung memukul kepala dengan menggunakan helm, hingga kaca bagian pinggir helm pecah.
Selanjutnya, Arief pergi karena akan mengikuti ujian semester. Namun saat akan masuk ke ruangan, Muhidin kembali menjambak rambutnya.
"Saat itu saya tetap masuk ruangan untuk ujian. Tapi saya tidak konsentrasi karena kepala saya sakit dan pusing," kisah Arief.
Selanjutnya, karena pulang sekolah tetap merasakan sakit, akhirnya Β
Arief mencoba memeriksakan kepalanya ke rumah sakit Medical Pamulang.
Arief pun urung melaporkan gurunya itu ke Polsek Pamulang. (asp/nwk)











































