Novlita warga Desa Kasikan Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau kini lebih banyak berdiam diri rumah orang tuanya. Gadis desa ini harus menanggung aib dari perbuatan mesumnya bersama cowoknya anggota Polres Kampar itu.
"Kini saya sudah hamil masuk sembilan bulan. Dalam waktu dekat ini mungkin saya akan melahirkan. Demi Tuhan, benih yang saya kandung dari bang Janes (anggota Polres Kampar)," kata Novlita dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (18/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah lama perpacaran dengan Bang Janes. Bang janes pun sudah sering datang ke rumah saya. Malah keluarga saya pun sudah cukup mengenal dekat dengannya," terang Novlita yang kini perutnya membuncit.
Jalinan asmara kedua sejoli itu pun masih terus langgeng sampai Novlita tamat SMK tahun 2005 silam. Tamat SMK, cewek ini lebih banyak membantu orangtuanya di desa sambil berharap sang cowok dapat mencarikannya pekerjaan di Pekanbaru.
Namun demikian, Janes tetap saja berkunjung ke rumah Novlita. Masih cerita Novlita, pada 20 Agustus 2005, Janes mendatanginya untuk mengajak jalan-jalan ke Pekanbaru.
"Waktu itu Janes minta izin ke orangtua saya untuk mengajak ke Pekanbaru. Waktu itu saya nurut saja, apa lagi kepergian kami sudah mendapat izin kedua orangtua saya. Itung-itung mumpung belum dapat pekerjaan, ya saya mau diajak jalan-jalan," kata Novlita.
Pasangan yang lagi kasmaran ini pun berkeliling kota Pekanbaru dengan mobil yang dibawa Janes. Setelah berkeliling kota, Janes pun mengantar kekasihnya ke desanya kembali. Rupanya dalam perjalanan, kedua insan berlainan jenis ini sempat berhenti di tengah jalan.
"Saat mobil berhenti itulah, bang Janes mengajak saya berbuat mesum. Dan saat itulah kegadisan saya direnggutnya. Dia janji akan menikahi saya. Tapi begitu saya hamil dia malah tak mau bertanggungjawab," kata Novlita. (cha/djo)











































