"Jika kerjasama ini dilanjutkan, kita usulkan agar Namrui-2 bermitra tidak lagi dengan Depkes, tapi dengan Dephan dan TNI," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza Mahendra usai melakukan kunjungan ke laboratorium Namru-2 di Jl Percetakan Negara, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (18/6/2008).
Menurut Yusron, wacana pengalihan kerjasa Namru-2 dengan Depkes ke Dephan ini sudah muncul sejak kasus Namru-2 mencuat beberapa waktu lalu. "Kita tadi juga menegaskan soal kekebalan diplomatik, hanya ada dua yang bisa diberikan kekebalan diplomatik, yaitu ketua dan wakilnya," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah dalam kunjungan ke laboratorium penelitian milik AS ini ditemukan keganjilan, Yusron mengaku tidak ada. "Tidak ada keganjilan, sebab kita tidak bisa berharap dengan waktu yang singkat ini," jawabnya.
Yusron menjelaskan, dia bersama dengan 19 anggota Komisi I DPR lainnya, di antaranya Theo L Sambuaga, Djoko Susilo, Sudarto bertemu dengan Dubes AS, Wakil Dubes AS Jhon A Heppern, Ketua Namru-2 Kapten Trevor R Jones dan staffnya. Banyak masukan yang disampaikan ke Komisi I, namun belum bisa memutuskan apa-apa.
"Sekarang ini, bagaimana tindak lanjut Namru-2. Sebab, kita ingin mendapatkan masukan yang lebih banyak. Seminggu setelah itu akan dibahas dalam komisi I DPR," ungkapnya.
Ditambahkan Yusron, dari penjelasan yang diterima, pihak Namru-2 sudah berkolaborasi dan bekerjasama dengan Indonesia dan sudah transparan. "Yang pasti bagi kita, kerjasama dengan Namru harus mendapatkan keuntungan dari kedua belah pihak," pungkasnya.
(zal/ana)











































