Prabawa menjadi saksi sidang Artalyta Suryani di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2008). Dia merupakan teman dekat Artalyta di Lampung.
Dalam kesaksiannya, Prabawa mengaku sering mendapat pinjaman dari wanita yang selalu tampil modis tersebut. Kisaran pinjaman antara Rp 900 juta hingga Rp 1,2 miliar. Kadang dengan kwitansi, kadang tidak.
Ketika Ayin tertangkap, menurut Prabawa, dia sangat tidak menyangka. Sebab, selama ini dia dikenal sebagai wanita yang baik hati. Mereka kerap bertemu di Lampung.
"Di Jakarta jarang. Biasanya ketemunya di Hotel," kata Prabawa yang mengaku tidak tahu alamat Artalyta di Jakarta.
Saat bersaksi, Prabawa yang menyebut Artalyta dengan Bu Suryani keceplosan memanggi Ayin. Tapi ketika ditanya Ketua Majelis Hakim Mansyurdin Chaniago siapa itu Ayin, Prabawa langsung berkilah bahwa dia menyebut Ayin karena terpengaruh koran.
"Yang saya tahu di Lampung panggilannya Bu Suryani. Tapi saya biasanya panggilnya Mami," jelas Prabawa yang langsung disambut geeerrr pengunjung sidang.
(anw/ana)











































