Ringtone Artalyta-Kemas Dikhawatirkan Cuma Hiburan

Ringtone Artalyta-Kemas Dikhawatirkan Cuma Hiburan

- detikNews
Rabu, 18 Jun 2008 10:03 WIB
Jakarta - Bak ringtone group musik, ringtone percakapan Artalyta Suryani dan mantan Jampidsus Kemas Yahya Rahman dikhawatirkan sebatas tren hiburan, dan bukan senjata melawan korupsi secara sistematis.

"Saya khawatir hanya menjadi bahan buat ketawa-ketawa kayak reality show. Kayak ringtone grup Peterpan. Nggak lama hilang, nggak musim. Orang penasaran saja. Apalagi ini zamannya hobi handphone, dramatisasi," kata Direktur Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Rabu (18/6/2008).

Qodari menilai, tingginya permintaan ringtone Artalyta-Kemas tidak ada korelasi dengan menurunnya prevalensi korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasannya, korupsi sudah menjadi kultur yang ada puluhan tahun silam. Pemberantasan korupsi pun tidak dapat diselesaikan dalam waktu sesat melainkan perlu jangka waktu panjang.

"Jadi belum dapat disimpulkan ini bentuk melawan korupsi secara sistematis. Namun memberi harapan untuk membangun kultur budaya malu untuk melakukan korupsi dan memberikan sanksi sosial," ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, diperlukan penindakan bagi pelaku korupsi yang konsisten. (aan/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini