"Urip kan hanya menjadi saksi. Dalam posisi itu pengetahuannya terbatas. Rekaman-rekaman apa itu dia nggak ngerti," ujar pengacara Urip, Albab Setiawan, saat dihubungi detikcom, Selasa (17/6/2008).
Albab mengatakan, Urip tidak terlibat dialog antara Artalyta dengan Untung. Nama Urip juga tidak disinggung-singgung dalam percakapan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai jurus lupa Urip saat menjawab pertanyaan hakim seputar hubungan teleponnya dengan Ayin, Albab mengatakan, Urip ragu-ragu terhadap suara laki-laki di telepon itu.
"Waktu ditanya hakim itu suara Anda bukan, dia tidak bisa menjawab. Sebab siapa yang menjamin suara itu suaranya (Urip)? Sementara pengambilan suara dari hasil penyadapan dan tanpa berita acara," imbuh Albab.
Kendati demikian, kata Albab, Urip tidak akan selamanya mengunci mulut. Urip mungkin akan bercerita sejelas-jelasnya saat dirinya menjadi terdakwa nanti.
"Sidangnya akan digelar dalam waktu dekat, sebab berkas penuntutannya telah masuk ke tahap dua," pungkas Albab. (irw/nrl)











































