Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat Arifin Natsir tak membantah saat ditanya jangan-jangan Martin merupakan intel asing yang sengaja disusupkan di Indonesia.
"Bisa saja ke arah situ. Lama sih, 18 tahun, ngapain. Bisnis tidak, kerja tidak," ujar Arifin di kantornya, Jl Pos Kota, Selasa (17/6/2008).
Martin saat ini dibawa ke Kejari Jakbar. Saat digiring, Martin yang sudah sepuh itu tampak mengibaskan catatan bertuliskan hurup kanji dan terus nerocos dalam bahasa Taiwan.
Raut muka pria berambut tipis dan beruban itu tampak marah, seakan-akan meminta wartawan untuk tidak mengambil gambarnya. (anw/nrl)











































