Warna tersebut membuktikan adanya keracunan karbon monoksida (CO) di atas 60 persen.
"Makanya hingga menyebabkan kematian, karena racun itu mengikat hemoglobin dalam tubuh," kata dr Mun'im Idris dari RSCM yang mengotopsi jenazah mahasiswa STEKPI Kalibata Hery Arif Sutisna dan mahasiswi Interstudi Mega Purnama, pada detikcom, Selasa (17/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam surat permintaan polisi pemeriksaan mayat hanya sebatas luarnya," ujar dokter senior ini.
"Kalau dari urin, mereka terbukti tidak mengonsumsi obat-obatan," lanjut Mu'nim.
Sejoli mahasiswa-mahasiswi tersebut tewas dalam Kijang Innova warna silver di Pantai Carnival Ancol pada Senin 16 Juni pukul 06.20 WIB. Di dalamnya ditemukan karcis masuk Ancol bertanggal Minggu 15 Juni pukul 18.00 WIB.
Saat ditemukan mesin mobil masih menyala dan mobil terkunci rapat. Posisi tubuh Hery dan Mega saling bertumpuk dengan arah yang berlawanan di jok kursi tengah mobil. Mega menghadap selatan, sementara Hery menghadap utara. Keduanya juga masih berpakaian lengkap.
(ptr/nrl)










































