Tawuran yang melibatkan warga Kampung Baru dan Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Margawati, Garut itu terjadi pada Selasa (17/6/2008) dini hari. Kejadian itu dipicu persoalan sepele, yakni perkelahian anak-anak.
Hingga pukul 09.00 WIB, sejumlah polisi masih berjaga-jaga di perbatasan kedua kampung tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah bentrokan kembali terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi hingga saat ini belum menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut. Polisi baru melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi.
Dirawat intensif
Sementara itu, Sunandar (35), masih dirawat intensif di RSU dr. Slamet Garut. Warga Kampung Cipeuteuy ini mengalami luka bacok di kepala, bahu, punggung dan tangan. Sunandar diserang sejumlah orang saat hendak pulang ke rumah usai salat Magrib di masjid.
"Saya tiba-tiba dikeroyok, untung tetangga saya datang menolong dan melakukan perlawanan," ujar Sunandar dengan suara lemah.
7 orang warga lainnya juga sempat mendapat perawatan di RS dr Slamet Garut. Namun karena lukanya tidak parah, mereka telah diizinkan kembali kerumahnya. (djo/djo)











































